Sekian banyak kejadian yang berlalu diperjalanan hidup ini. Ada kegembiraan yang meluap-luap, sedih yang mengharu biru, kegagalan beriring kesuksesan, rasa empati menyaksikan kemelaratan yang semakin luas meranggas harga diri, kekurangan, kepedihan yang menggigit, gundah gelisah. Semuanya merupakan serpihan mozaik yang tercecer; saya kira sebagian serpihan itu perlu digores untuk dikenang, dipetik hikmahnya, dijadikan I'tibar. Karena Allah subhanahuwata'ala Menyeru hamba-Nya untuk berjalan di mukabumi ini dan melihat akibat orang-orang yang mendustakannya. Artinya : Menjadikan pelajaran dari setiap kejadian. Jika serpihan mozaik itu merupakan nikmat kesuksesan, maka ia wajib disyukuri. Setiap desah napas yang terhembus, setiap itu pula pertanda adanya kehidupan dan potongan mozaik yang sedang terjadi. Setiap serpihan mozaik itu bisa dijadikan sebagai nasihat, sebagai oase penyegar jiwa, guna mengingat dan terus mengingat kepada Pencipta. Karena dengan mengingat-Nya hati jadi tenteram. Sedang diskontinyu dari mengingat kepada-Nya adalah pertanda kebekuan dan kematian hati. "Dan orang-orang yang beriman menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ketahuilah dengan mengingat Allah menjadi tenteramlah hati (Qs. Al-Ra'du: 28).
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Fatwa: Zakat Untuk Islamic CenterZAKAT UNTUK MEMBANGUN ISLAMIC CENTER Pertanyaan: Semoga Allah senantiasa melindungi Ustadz. Kami harap Ustadz berkenan memberikan fatwa kepada kami mengenai masalah yang sangat penting bagi kami dan bagi kaum... more
|
![]() WE WILL NOT GO DOWNA blinding flash of white lightLit up the sky over Gaza tonight People running for cover Not knowing whether they are dead or alive They came with their tanks and their planes With ravaging fiery flames And nothing remains Just a voice... more
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||



